Setkab Merespon Keluhan siswa SDN 078481 Uluna’ai Hiligo’o di Nias yang Viral

SDN 078481 Uluna'ai Hiligo'o di Nias.

JAKARTA, Cinews.id – Sekretariat Kabinet (Setkab) mengusulkan pembangunan tempat tinggal bagi guru hingga membangun jembatan penyeberangan sungai untuk mengatasi keluhan siswa SDN 078481 Uluna’ai Hiligo’o, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias. Siswa mengeluh terkait ketiadaan tenaga pengajar di sekolah tersebut.

Usulan tersebut diumumkan Setkab melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Sabtu (18/1/2025) untuk mengatasi kendala geografis sekolah yang menyebabkan ketidakhadiran guru di sekolah yang berada di Dusun III Desa Laowo Hilimbaruzo itu.

“Usulan jalan keluar, yakni pembuatan mess atau rumah bagi guru di kompleks SD tersebut, dukungan tunjangan dana terpencil bagi para pengajar, dan pembuatan jembatan penyeberangan dan akses terhadap listrik,” demikian petikan keterangan dalam akun @sekretariat.kabinet dikutip, Ahad (19/1/2025).

Usulan itu muncul setelah perwakilan Setkab diutus oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Tedy Indra Wijaya menuju sekolah tersebut pada Sabtu (18/1), usai keluhan dari salah satu siswa viral di media sosial baru-baru ini.

“Terima kasih banyak informasinya min @hitspemudabatak, segera kami cek di lapangan ya,” tulis Tedy melalui akun X @tedsky89.

Dari hasil laporan tim di lapangan, diketahui sejumlah kendala terkait ketidakhadiran guru yang sering terjadi di sekolah itu karena beberapa faktor.

Pertama, jarak dari desa induk, Desa Laowo Hilimbaruzo, sekitar 8,5 km menuju sekolah disertai kondisi jalan yang masih setapak dan bebatuan.

Selain itu, para guru juga harus berjalan kaki menyeberangi 13 sungai dan anak sungai untuk sampai di sekolah dengan jarak tempuh berkisar 2,5 hingga 3 jam.

Para guru, yang selama ini tinggal di luar Dusun III, sering terhambat datang ke sekolah karena banjir sungai.

“Selanjutnya, akan dikoordinasikan dengan instansi terkait,” demikian petikan keterangan video dari unggahan Setkab.

Sebelumnya, video viral menunjukkan keluhan siswa SD Negeri di Nias tentang ketiadaan guru selama satu bulan, mengungkap kondisi kelas, dan ruang guru yang kosong.

Dalam rekaman itu, siswa menyebut beberapa guru hanya datang untuk membunyikan lonceng tanpa mengajar. Peristiwa ini mendorong Pemerintah untuk segera mengambil tindakan.